Bahasa dan Kuasa dalam Novel Anak Sejuta Bintang

Novel sebagai sebuah teks dapat dilihat dari berbagai sudut, salah satunya dengan memakai kacamata analisis wacana kritis atau critical discourse analysis, yang oleh Fairclough dikatakan memiliki tujuan “…to systematically explore often opaque relationships of causality and determination between (a) discursive practices, events and texts, and (b) wider social and cultural structures, relations and processes; to investigate how such practices, events and texts arise out of and are ideologically shaped by relation of power and struggles over power (Fairclough, 1995). Dengan demikian, novel dapat dianggap sebagai manifestasi relasi antara teks itu sendiri dengan struktur sosial dan budaya sebagai latarnya, melalui bahasa.

Bukan Takdir

bukan takdirSalah satu buku yang saya suka adalah buku tentang pendidikan dan pola asuh (parenting) karena dua hal ini erat sekali dengan keseharian saya sebagai ibu sekaligus pendidik. Buku Bakat Bukan Takdir ini melebur keduanya: bagaimana orangtua memainkan perannya sebagai pendidik. Sama dengan buku pertama, buku ini juga sempat menemani saya bepergian ke beberapa kota. 🙂

Berpikir Pun Ada Seninya

thinking clearlySetelah The Happiness Project, buku yang saya ulas kali ini berjudul The Art of Thinking Clearly. Keduanya sama, makanan untuk jiwa.

Mata yang Enak Dipandang

mata yang enak dipandangSelalu menyenangkan membaca sebuah karya yang bisa membawa kita mengembara. Bukan hanya kembara visual dengan imaginasi yang digambarkan dengan sangat rapi dan detil tapi juga kembara batin. Tulisan seperti ini memperkaya batin karena dituliskan dan dilukiskan dengan simpati dan empati. Karya Ahmad Tohari, yang sangat erat dengan cerita-cerita seputar orang-orang kecil, termasuk yang kedua. Begitu yang saya rasakan.

Bumi Manusia

Bukan saja menarik karena setelah diterbitkan, Bumi Manusia kemudian dilarang beredar setahun kemudian atas perintah Jaksa Agung, namun secara kebetulan saya mengenal keturunan langsung tokoh utama dalam buku tersebut. Jadilah kami sering kali asyik memperbincangkan cerita ini, mana fiksi mana fakta.