Matahari

Tadi sore, saya bertemu dengan Lilis, sahabat saya, setelah sekitar enam tahun hanya berkomunikasi melalui media sosial. Keterlaluan memang, mengingat tempat tinggal kami tidak jauh-jauh amat. Saya di Bogor dan teman saya ini di BSD. Kami menyesap kopi sore di tempat favorit kami, melepas rindu dengan bincang hangat mengenai banyak hal. Dari urusan profesional sampai personal. Seru.

Benarkah Sekolah Meninggikan Akhlak?

Beberapa hari belakangan adalah hari yang sangat melelahkan, bukan saja fisik karena harus mengerjakan banyak hal, namun juga psikis karena harus memikirkan banyak hal.

#nomention

Undang-undang nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang direvisi mulai berlaku tanggal 28 Nopember 2016. Ada beberapa perubahan dan penambahan. Pertama, penambahan pasal mengenai hak untuk dilupakan (Pasal 26). Kedua, masa hukuman penjara terkait pencemaran nama baik, penghinaan dan sebagainya menjadi kurang dari lima tahun. Ketiga, tafsir atas Pasal 5 terkait dokumen elektronik yang diperoleh melalui penyadapan tanpa seizin pengadilan tidak sah sebagai bukti. Keempat, penambahan ayat ke dalam Pasal 40, yaitu pemerintah berhak menghapus dokumen elektronik yang terbukti menyebarkan informasi terkait pornografi, SARA, terorisme, pencemaran nama baik, dan lainnya.

Mata Perempuan

image

Hari ini saya senang. Meskipun ada beberapa yang terlewat dari rencana yang saya buat, tapi secara keseluruhan hari ini menyenangkan. Urusan pendaftaran online perpanjangan paspor, hotel dan tiket untuk bepergian di akhir bulan sudah beres. Kemudian, seorang teman mengabarkan wawancara pekerjaan yang dijalaninya hari ini lancar. Dan, ditutup dengan kabar lukisan keren karya sahabat saya seniman serba bisa, mbak Irma Haryadi, ini siap diambil. Ia sempat menambahkan captionA little lady with a very big heart.” Aih! Saya sungguh tersanjung, meski menurut saya itu sangat berlebihan. Terima kasih tak terkira. Peluk!

Less Is More

Sudah beberapa waktu saya diberi tugas membimbing mahasiswa dalam menyusun skripsi. Meskipun sudah berusaha membantu semaksimal mungkin, tapi baru kali ini ada yang menuliskan ucapan terima kasih seperti ini. Buat saya sih, kalau bisa sederhana, mengapa harus dibuat rumit? Hidup memang soal menentukan pilihan. Mau sederhana atau rumit, kita yang tentukan.