Community Building

Hari ini adalah hari kedua saya ikut seminar.  Seminarnya sih tentang pengajaran, tapi ada hal yang nampaknya bisa kita terapkan di luar dunia pendidikan.

Kemarin, salah satu materi dalam seminar tersebut adalah community building. Dalam sesi tersebut diterangkan bahwa kalau kita mau siswa merasa aman dan aktif berpartisipasi di kelas, salah satu caranya adalah kita ciptakan suatu suasana yang membuatnya merasa aman. Buat siswa merasa bahwa mereka memang berada di tempat yang hangat, penuh kasih sayang, tanpa bentakan, tanpa pukulan, sehingga mereka tidak takut berbuat salah. Hal ini penting dan seharusnya diciptakan sejak hari pertama.

Saya jadi teringat ketika beberapa waktu lalu seorang teman mengajak saya untuk ikut dalam acara komunitasnya. Saya sih senang-senang saja, berharap mendapat sambutan hangat dan mendapat banyak teman baru.

Namun, ternyata saya salah. Sambutan yang saya terima sungguh dingin. Jangankan berkenalan, ditanyapun tidak. Mau banyak nanya, nanti dikira sksd. Serba repot. Sampai pada sesi foto-fotopun saya harus menyingkir. Akhirnya jadilah saya merasa asing, dan ingin segera pergi dari tempat itu.

Ketika akhirnya teman saya mengajak saya pulang, saya senang bukan main. Ingin rasanya lompat kegirangan. Girang karena terbebas dari situasi yang sangat tidak bersahabat. Setidaknya itu yang saya rasakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

error: Content is protected