Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Perempuan Lemah

Siapa bilang perempuan itu lemah? Hanya bisa meratap dan menangis? Dengan bahasa yang ringan buku ini mengajak pembaca untuk mengenal lebih jauh kekuatan yang dimiliki perempuan. Sudah bukan jamannya lagi menganggap perempuan hanya mengandalkan emosi tanpa menghiraukan daya nalar (otak). Perempuan modern jauh lebih pandai mengombinasikan kerja otak dan naluri mereka.

Buku dibuka dengan uraian mengenai kekuatan pertama yang dimiliki perempuan, yaitu semangat. Perempuan mempunyai semangat yang luar biasa, dan sadar bahwa untuk mewujudkan ambisi tidak dapat dilakukan dengan cepat dan mudah. Setiap perempuan memiliki semangat yang berbeda-beda. Masing-pasing memiliki caranya sendiri dalam mengekspresikan semangatnya. Ada perempuan yang sangat aktif dan berapi-api, namun ada juga yang sebaliknya.

Kekuatan kedua yang dimiliki perempuan adalah keyakinan. Secara ilmiah, rongga kepala wanita lebih besar dari pada rongga kepala laki-laki. Rongga ini menghasilkan interkonektivitas antara otak kanan dan otak kiri. Beberapa ilmuwan percaya koneksi yang lebih luas ini memungkinkan perempuan mengakses kedua bagian otak tersebut lebih cepat dan mudah dari pada pria. Perempuan mampu memfungsikan kedua bagian otak dengan sama baik. Perempuan menggunakan otak kanan, yang merupakan tempat untuk mengontrol emosi, dan otak kiri, yang mengontrol kognitif. Kombinasi keseluruhan antara emosi, insting, dan kognitif menghasilkan intuisi perempuan.

Ketekukan merupakan kekuatan perempuan yang sudah tidak diragukan lagi. Secara alamiah perempuan mampu rela menanggung resiko apapun demi orang yang dicintainya. Dari naluri ini muncul kekuatan untuk menghadapi tantangan apapun. Namun, sebagai perempuan kita harus menentukan ambisi mana yang dijalani dengan ketekunan, dengan keyakinan bahwa tak ada seorangpun yang sempurna.

Perempuan memiliki sifat gesit. Tubuh perempuan secara alamiah lebih fleksibel daripada pria. Pria memang lebih kuat tapi perempuan memiliki kegesitan dan kelenturan. Begitu juga secara mental. Perempuan biasa dan bisa melakukan beberapa hal sekaligus.

Kekuatan penting berikutnya adalah kecerdasan. Penelitian menyebutkan bahwa secara umum pria dan perempuan memiliki tingkat kecerdasan yang sama. Meskipun demikian pria dan perempuan memiliki kecerdasan yang berbeda. Otak perempuan lebih kecil, lebih padat dan berwarna lebih abu-abu, yang berarti memiliki kecenderungan untuk bersikap lebih efisien. Otak pria lebih berwarna putih, yang berarti cenderung lebih ahli untuk hal-hal tehnis dan mengandalkan otot mereka. Perempuan mahir dalam bekerja sama. Cerdas berarti mau mendengarkan orang lain. Ada perbedaan antara mendengarkan orang lain dengan selalu mengikuti apa kata orang lain. Kecerdasan bukan sesuatu yang pasif, namun akan berkembang atau berkurang.

Kejujuran adalah nilai yang sangat berharga. Berlaku tidak jujur berarti menghilangkan kesempatan. Kejujuran adalah penentu apakah kita akan sukses atau gagal.

Kekuatan berikutnya adalah daya tahan, yang berarti kebanyakan perempuan sangat loyal, setia dan fokus pada tujuan hidup. Daya tahan ini dapat ditingkatkan dengan tetap fokus pada hal yang tepat, selalu perkuat keinginan kita, bayangkan hasil yang akan dicapai, lengkapi diri dengan pengetahuan, cari orang yang dapat membantu, berlatih, istirahat, isi ulang energi, hargai setiap kesuksesan, sayangi diri sendiri, dan berusaha selalu berpikir jernih.

Naluri bisnis juga dimiliki oleh perempuan. Perempuan lebih terorganisir dari pada pria. Kita dapat memanfaatkan kelebihan ini dalam menyusun kerangka kerja, yang menjadi panduan kita dalam berusaha mengatasi kesulitan hidup.

Perempuan cenderung ingin melakukan pembaruan. Dalam segala hal. Untuk memiliki hubungan yang sehat, menyenangkan dan menggairahkan dengan orang lain kita harus terlebih dahulu memiliki hubungan seperti itu dengan diri sendiri. Tubuh, hati, pikiran dan jiwa adalah partner kita dalam mengarungi kehidupan. Dengan bersyukur dan banyak memberi akan membuat hidup kita lebih tenang dan bermakna.

Sebagai penutup, sifat perempuan yang cenderung ingin bergaul dan berkumpul dapat menjadi suatu kekuatan hebat. Dengan mengikuti suatu perkumpulan perempuan, wawasan kita akan bertambah. Hal ini sangat penting karena dapat membuka peluang lain yang sangat menguntungkan.

***

Konsep kekuatan yang demikian bernilai ini dituangkan dalam sub bab yang menarik dan petunjuk step by step yang sangat mudah diikuti. Setiap bab dibuka dan diakhiri dengan kutipan, dan juga diakhiri dengan 5 tekad yang sangat praktis serta satu contoh kasus sehingga semakin memudahkan pembaca mengaitkan apa yang baru saja dibacanya dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini memberikan nilai lebih pada buku kecil berukuran 14 x 20,5 cm setebal 336 halaman ini sebagai buku saku psikologi popular, dalam kategori self help.

Di sini Milazzo, tampaknya, menerapkan adanya prinsip sambil menyelam minum air. Segmen sasaran yang diinginkannya terdiri dari dua kelompok besar, yaitu perempuan usia produktif di satu sisi dan laki-laki yang dalam hal ini mungkin suami atau pasangan di lain pihak. Diharapkan, bukan hanya perempuan tersebut yang nantinya menjadi manusia dengan bekal percaya diri dengan kekuatan yang dimilikinya namun para pasangan pun akan semakin tinggi tingkat pengertiannya akan hal ini, sehingga mereka dapat bekerja sama untuk memcapai kehidupan yang lebih baik.

Amat sayang jika buku ini tidak dibaca, karena walaupun cara bertuturnya ringan namun ide dan gagasan yang terkandung di dalamnya cukup berbobot. Tanpa berkesan menggurui, pembaca dibimbing masuk kembali ke dalam kejadian-kejadian sehari-hari sehingga tanpa sadar pembaca akan berada di tengah-tengah proses belajar baik untuk dirinya sendiri maupun demi keluarga dan lingkungannya.

Secara teknis penyajian buku cukup menarik, dan nampaknya kata-kata yang tertulis di sampulnya yaitu Buku yang akan mengantarkan anda (para perempuan) meraih impian dan kebahagiaan seumur hidup yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya tidaklah berlebihan. Selamat membaca.

Judul buku: Inside Every Woman
Penulis: Vickie L. Milazzo
Penerbit: Daras Books (2008)

One Response to Perempuan Lemah

  1. utami utar says:

    @Wong Kam Fung: syukurlah .. thx for stopping by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>