Tag Archives: bahasa daerah

Mudik dan Bahasa Daerah

Lebaran tiba, mudik pun tiba. Itulah yang kita pahami sekarang. Padahal konsep mudik adalah: (1) (berlayar pergi, pergi) ke udik (hulu sungai, pedalaman); (2) (cak) pulang ke kampung halaman (KBBI, 2005: hlm 758). Pergeseran makna ini juga terlihat dalam karya sastra yang terbit sampai awal tahun 1970-an. Pada masa itu mudik belum dimaknai sebagai pulang ke kampung halaman yang kaitannya dengan hari raya Iedul Fitri atau Lebaran.

Merdeka dan Mati

Kalau dulu merdeka dan mati merupakan dua pilihan yang tentu saja harus kita pilih, sekarang merdeka dan mati adalah konsekuensi yang harus dijalani. Keduanya. Kita merdeka tapi pada saat yang bersamaan kita juga sedang menuju ke arah kematian. Tentu saya tidak sedang membicarakan kematian dalam arti harfiah karena kata merdeka menyiratkan makna bahwa kita hidup, bukan?

Geliat Bahasa Selaras Jaman

Kalau boleh saya bilang, buku ini adalah one stop reference untuk mereka yang tertarik dalam bidang bahasa. Bagaimana tidak? Di dalamnya mencakupi bukan hanya masalah-masalah bahasa yang dianggap serius karena menyangkut undang-undang, namun juga berpanjanglebar mengenai bahasa gaul mutakhir. Dari bahasa politik sampai So what gitu loh ..

error: Content is protected