Tag Archives: Bukik Setiawan

Sarjana di Tepian Baskom

wildanMembaca Sarjana di Tepian Baskom seperti mengawinkan fakta dan fiksi. Sebagai sebuah kisah tentulah buku ini merupa fiksi, tapi beberapa nama dan latar tempat yang ada membuatnya terbaca seperti sebuah catatan kegiatan. Beberapa nama dan deskripsi tokohnya mengingatkan saya akan keberadaan mereka, yang hanya satu jengkal dari ruangan tempat duduk saya saat ini.

Bukan Kertas Kosong

bukikAkhirnya selesai juga saya membaca Anak Bukan Kertas Kosong anggitan mas Bukik Setiawan (@bukik) ini, setelah tertunda karena tiga perjalanan ke luar kota yang menyisakan sedikit sekali waktu untuk membaca. Bukunya sih ikut ke mana-mana, tapi kenikmatan membaca sama sekali tak ada karena padatnya acara.