Less Is More

Sudah beberapa waktu saya diberi tugas membimbing mahasiswa dalam menyusun skripsi. Meskipun sudah berusaha membantu semaksimal mungkin, tapi baru kali ini ada yang menuliskan ucapan terima kasih seperti ini. Buat saya sih, kalau bisa sederhana, mengapa harus dibuat rumit? Hidup memang soal menentukan pilihan. Mau sederhana atau rumit, kita yang tentukan.

Mendadak Megalitik

Beberapa hari yang lalu saya diajak sahabat saya, WKF, mengikuti acara napak tilas yang diselenggarakan Komunitas Napak Tilas yang memiliki slogan “Nyukcruk galur mapay laratan” dalam ekspedisi bertajuk Napak Tilas VI: Jejak Tradisi Megalitik di Gunung Salak. Dan seperti sebuah kebetulan, ajakan ini datang tatkala saya absen jalan pagi dan senam selama beberapa minggu. Hitung-hitung rapel olah raga.

Rejeki Imlek

Dulu, setiap menjelang Imlek, pasti ada orang yang datang ke rumah saya untuk membeli buah srikaya langsung dari pohonnya. Dengan puluhan pohon yang kami miliki, jadilah kami ikut mereguk rejeki Imlek itu. Sekarang?

Aamiin yang Sama

Hari ini tanggal 25 Desember, hari yang diperingati oleh sebagian saudara kita sebagai hari Natal. Dan, kali ini istimewa, karena hari Natal dan Maulid Nabi Muhamad sangat berdekatan. Bukan hanya mereka umat Kristiani yang menerima ucapan selamat, kami, umat Islam pun menerima ucapan selamat. Dan hari ini, saya sangat tersentuh oleh banyak doa yang saya terima karena mereka mendoakan ibu, selain doa Maulid tentunya.

Evolusi Mental

Kemarin, saya dan sahabat saya berbincang ringan mengenai sikap dan perilaku mahasiswa kami. Kami bicara banyak hal, dari bagaimana mereka menghargai komitmen tepat waktu baik dalam hal kehadiran maupun ketika mengumpulkan tugas, bagaimana mereka mengobrol, sampai hal-hal lain yang sangat khas mahasiswa. Sebagian sangat positif, sebagian lagi ya begitulah. Bukan hal yang aneh.