Perempuan Cantik

Hari ini kembali saya bepergian. Dan, perjalanan kali ini komplit: dari waktu tempuh Bogor-bandara yang mencapai empat jam dan harus check in di menit terakhir, bertemu perempuan cantik, mendapatkan tempat duduk di antara dua laki-laki yang mengantuk dan kepalanya ke sana-sini, mendapatkan kiriman puisi dari seorang sahabat di ujung negeri, lewat jalan tol yang lengangnya luar biasa, banjir akibat hujan malam sebelumnya sehingga taxi yang saya tumpangi harus mencari jalan alternatif yang jaraknya lebih jauh sampai menikmati segarnya udara petang di kota kecil di punggung gunung dari atas delman. Dari semua itu, yang paling menyedihkan adalah bertemu perempuan cantik.

Henna

henna croppedAkhirnya saya punya gambar cantik ini di tangan saya. Gambar ini saya dapatkan di Batu Caves, Kuala Lumpur.

Aamiin yang Sama

Hari ini tanggal 25 Desember, hari yang diperingati oleh sebagian saudara kita sebagai hari Natal. Dan, kali ini istimewa, karena hari Natal dan Maulid Nabi Muhamad sangat berdekatan. Bukan hanya mereka umat Kristiani yang menerima ucapan selamat, kami, umat Islam pun menerima ucapan selamat. Dan hari ini, saya sangat tersentuh oleh banyak doa yang saya terima karena mereka mendoakan ibu, selain doa Maulid tentunya.

James Bond Sopir Idaman

Ini adalah tulisan ketujuh dari Grup Hitam Cerita Berangkai #2. Tulisan sebelumnya dibuat oleh Tb. Sjafri Mangkuprawira, Mataharitimoer, Chandra Iman, Erfano Nalakiano, Nonadita, dan Jun Dieyna. Tulisan ini memang catatan perjalanan saya, namun harapan bahwa kita bisa belajar sesuatu dari sini tentu tetap ada. Selamat menikmati, sama seperti saya menikmati perjalanan itu beberapa waktu lalu.

Menjadi Orangtua

izal & reyTadi pagi saya berbincang bersama beberapa teman. Kami berlima, perempuan, dan terpisah jarak yang relatif jauh. Tema perbincangan kali ini adalah menjadi orangtua di zaman serba digital. Diskusi yang seru. Semua berkat teknologi.