utamiutar.com
  • About me
  • Journals
  • E-books

The Zahir: obsesi dan eksistensi

By utami utar On May 1, 2013 · Leave a Comment

Saya suka membaca. Sangat. Dan berkat keikutsertaan dalam @kelasanggit Narasoma, kelas menulis fiksi yang dipandu oleh Khrisna Pabichara, saya akhirnya membaca karya Paulo Coelho. Saya mengenal nama ini sejak lama tapi tak pernah tertarik membaca karyanya. Sekarang, saya ‘terpaksa’ membaca The Zahir. Baiklah.

Continue Reading →

Mewarnai globalisasi

By utami utar On April 28, 2013 · 1 Comment

Judul tulisan ini adalah jawaban yang saya pilih ketika minggu lalu kami berkunjung ke rumah seorang sahabat, Idang Rasjidi, dan seperti biasa selalu ada diskusi hangat. Pilihan ada dua: mewarnai globalisasi atau diwarnai globalisasi. Dan, saya beserta beberapa teman memilih yang pertama. Itu artinya mengikuti arus tanpa harus kehilangan jati diri. Kurang lebih begitu. Bincang [...]

Continue Reading →

Surat Dahlan: Totalitas Tautan antara Latar dan Bahasa

By utami utar On April 18, 2013 · Leave a Comment

Terus terang, ketika selesai membaca novel ini ada yang tak terpuaskan dalam diri saya. Pemilihan diksi dalam Surat Dahlan tidak seperti karya Khrisna yang lain: Mengawini Ibu (Kayla Pustaka, 2010) dan Gadis Pakarena (Dolphin, 2012) yang lebih sarat dengan diksi memikat. Namun, dengan genre yang berbeda bukan berarti karya ini tidak enak dibaca.

Continue Reading →

Kepincut ala Kompas

By utami utar On March 31, 2013 · Leave a Comment

Seperti biasa, setiap hari Minggu pagi saya sempatkan membaca Kompas. Dan berkat media ini, saya menemukan makna baru dari kata kepincut. Kata ini sudah saya kenal sejak kecil namun baru kali ini memiliki makna berbeda dari sebelumnya. Barangkali ini yang dinamakan pergeseran makna. Entahlah.

Continue Reading →

Novel sebagai materi otentik

By utami utar On February 19, 2013 · 2 Comments

Dalam pengajaran bahasa, baik bahasa pertama maupun bahasa asing, telah terjadi pergeseran paradigm. Kini, pengajaran bahasa lebih fokus pada makna dan pemakaian bahasa, bukan pada repetisi tata bahasa secara mekanistis. Salah satu yang sangat mungkin dilakukan adalah dengan menggunakan materi otentik.

Continue Reading →
← Previous Entries
  • My collaborative work

  • suratdahlan
  • Recent Posts

    • The Zahir: obsesi dan eksistensi
    • Mewarnai globalisasi
    • Surat Dahlan: Totalitas Tautan antara Latar dan Bahasa
    • Kepincut ala Kompas
    • Novel sebagai materi otentik
    • Belajar blending dari stand-up comedy
    • Kado ulang tahun dari Prof. Sjafri
    • Matinya Sang Pengarang (Roland Barthes)
    • Tahun 2013: Bahasa Inggris dihapus
    • Mengenal TOEFL®
    • Ke Italia
    • Sri Sumarah: representasi wanita Jawa ala Umar Kayam
    • Hari blogger nasional
    • Korupsi Sopir
    • Bebek Dubes
    • Blog and blend
    • Mari belajar lingua franca
    • Mudik dan fenomena bahasa daerah
    • Merdeka sejenak
    • Kopi Liong Bulan dan coinage
    • Kasur empuk bernama gender
    • Pinang
    • Perdana di Bogor: Membincang BLOOK
    • Lenggang Puspita Hotel des Indies (2)
    • Putri Kamboja Kuning
  • Categories

    • Bahasa
    • ELT
    • Gado-gado
    • Jalan-jalan
    • Spesial
    • Ulasan buku
"@dinivaldiani tadi upacara ya?" — @utamiutar

utamiutar.com

Pages

  • About me
  • E-books
  • Journals

The Latest

  • The Zahir: obsesi dan eksistensi
    Saya suka membaca. Sangat. Dan berkat keikutsertaan dalam @kelasanggit Narasoma, kelas […]

More

Thanks for dropping by! Feel free to join the discussion by leaving comments, and stay updated by subscribing to the RSS feed.
© 2013 utamiutar.com
Platform by PageLines